Tampilkan postingan dengan label politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label politik. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Mei 2010

Anas Urbaningrum, pemimpinya apakah Demokrat bisa berubah?


Anas Urbaningrum (Foto: Koran SI)

JAKARTA - Fraksi Partai Golkar menyambut baik terpilihnya Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Dengan terpilihnya Anas, diharapkan dapat melahirkan nuansa baru baik di internal Partai Demokrat dan hubungan dengan partai politik lain.

Demikian dipaparkan Ketua Fraksi Partai Golkar Setya Novanto di ruang kerjanya di Gedung Nusantara I, DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/5/2010).

"Saya yakin Partai Demokrat ditangan Anas tentu membuat nuansa yang baru di Partai Demokrat. Dia seorang yang dingin dan bisa menyejukkan secara internal," paparnya.

Setya menambahkan, sikap tersebut dibuktikan Anas dalam pemilihan Ketua Umum PD semalam. "Dia merangkul kandidat-kandidat yang kalah, secara manajemen dan kualitas, kultur Anas bisa memberikan nunasa baru dengan hadapi politik yang kritis dan demokrasi," imbuhnya.

Senin, 01 Januari 2001

Pengurus Partai Demokrat

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengumukan kepengurusan partai periode 2010-2015. Pengumuman dilakukan di Kantor DPP Partai Demokrat di Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (17/6).

Kepengurusan kali ini jauh lebih gemuk ketimbang periode sebelumnya. Ada lebih 100 nama yang masuk dalam kepengurusan. Mereka dibagi dalam 30-an departemen. Departemen itu dibagi lagi menjadi divisi-divisi. Divisi mengurusi masalah partai keluar. Sedangkan departemen mengurus ke dalam.

Berikut susunan lengkap pengurus Partai Demokrat Periode 2010-2015:

Ketua Umum : Anas Urbaningrum
Direktur Eksekutif : Toto Riyanto

Kabar Berita;Pelangaran Atribut Kampanya Di Padang

Padang, (tvOne)

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Lingkungan Masyarakat Kota Padang Darwis Chandra, mengatakan pemasangan sejumlah atribut kampanye calon Gubernur Sumatera Barat periode 2010 - 2015 di beberapa lokasi terindikasi melanggar aturan.

"Beberapa atribut kampanye masih saja ditemui terpasang di lokasi terlarang yang jelas menyalahi aturan," katanya di Padang, Jumat (18/6). Menurut dia, dari jauh-jauh hari pihaknya sudah memberitahukan tim sukses masing-masing kandidat terkait aturan pemasangan atribut kampanye tadi, mulai dari melayangkan surat hingga mengadakan temu ramah bersama.

Artikel Lainya...

Sitemap